Jumat, 15 Oktober 2010

= Pagelaran Budaya Indonesia, Darma Wanita KBRI Bern

Time
Sunday, December 19 · 9:00am - 4:00pm

LocationIndonesian Embassy Bern, Switzerland

Created By

More Info
Kegiatan tutup tahun dengan penyelenggaraan promosi budaya Indonesia dalam bentuk pameran aneka produk Indonesia, fashion show ,pertunjukan seni budaya dll..akan diselenggarakan oleh Darma Wanita KBRI Bern dan IKS di undang untuk berpartisipasi dengan mengisi kegiatan pameran karya seni lukis dan fotografi para seniman Indonesia yang bertemakan BUDAYA INDONESIA

Kepada seluruh anggota IKS Group yang berminat untuk mengikut sertakan karyanya, kami persilahkan untuk mengirimkan karya seni lukis (sketsa) maupun karya seni fotografi yang isi dan muatannya bertema: BUDAYA INDONESIA

Kirimkan dan post di wall event ini dengan KODE sebagai berikut:

Artprp/KODE/Nama/Judul karya

Keterangan KODE:

PN: Lukisan (sketsa)
FG: Photography


- Karya anda akan kita seleksi bersama semua anggota IKS Group.
- Karya yang dipilh adalah karya-karya yang isi dan materinya sungguh-sungguh menggambarkan Seni dan Budaya Nusantara dengan segala keragamannya
- Untuk karya yang terpilih, akan diminta untuk mengirimkan hasil karya asli/originalnya kepada pihak panitia untuk di kirimkan ke Swiss
- Batas tanggal pengajuan karya adalah hari ini hingga 20 November 2010.

Silahkan mengirimkan karya-karya anda, kami tunggu

Catatan:
Karya yang di ajukan boleh lebih dari satu untuk setiap orangnya.

Pengurus IKS

= Bentara Pentas Musik - SARATUS PERSEN & SAMMY MANAGEMENT

Time
Thursday, October 21 · 7:30pm - 9:00pm

LocationBentara Budaya Jakarta
Jl. Palmerah Selatan 17
Jakarta, Indonesia

Created By

More Info
Dear Sahabat..

Bentara Pentas Musik bulan November ini akan menampilkan :

SARATUSPERSEN & SAMMY MANAGEMENT
DIVERSITY OF INDONESIAN TRADISIONAL CULTURE

Kamis, 21 Oktober 2010 pk. 19.30 wib
di Bentara Budaya Jakarta
Jl. Palmerah Selatan 17 Jakarta Pusat
Telp. : (021) 5483008, 5490666 (ext. 7910-7913)


Pementasan ini meramu keanekaragaman seni musik, seni tari dengan peralatan tradisi dari beberapa belahan wilayah di Nusantara yang dikemas menjadi bunyi-bunyian kontemporer. Beragam alat musik tradisi yang dimainkan, memang merupakan kekayaan budaya tradisi yang kaya akan keluhuran budaya daerah sejak turun-menurun. Yaitu tarompet, karinding, saluang, kantil, tembales, rotothom, rebana, kendang, djembe, suling, pamade, biola, dan seperangkat alat musik Bali. Pertunjukan yang direncanakan berdurasi dua setengah jam ini, merupakan hasil kerjasama Saratuspersen dan Sammy Management, sebuah kelompok budaya yang mewadahi pemusik etnik dan penari yang mencoba bereksperimentasi musik secara dinamis. Kelompok ini akan diundang dalam acara Area Festival Budaya Esplanade di Singapura (30-31 Oktober 2010), dan akan mengunjungi beberapa undangan pentas tingkat internasional dari Thailand, Negeri Belanda (Pasar Malam Tong-tong), Belgia, Swedia, Jerman, Austria, Jepang dan Australia.

Ditunggu kedatangannya. Gratis.

Trims. Salam.
Bentara Budaya Jakarta

= "Eforia Hari Kemenangan" Pameran Fotografi Kelas A Sick Basic angkatan ke-4

Time
Friday, October 8 at 6:00pm - October 16 at 10:00pm

LocationTembok & Trotoar Galeri Jalanan BauTanah
Stasiun Cikini, Jl. Pegangsaan Timur Raya, Cikini Menteng
Jakarta, Indonesia

Created By

More Info
Ada momen saat kita kembali
Mengenang masa-masa perjuangan
Mengurai kilas balik, walau dengan raga sudah yang
berbeda
Namun kenangan yang selama ini pernah terasing
Akan dijumpai kembali
Kembali ke tempat kita berasal
Dikampung Halaman...
Kampung panembahan.....
Kampung....
Kampung.....
Mudik di Hari kemenangan...
(safawi & jankung)


A SICK BASIC "EFORIA HARI KEMENANGAN"

Pameran Fotografi Peserta Workshop Fotografi Jalanan Kelas Basic Photography angkatan ke 4 tentang lika liku masyarakat urban disaat moment Ramadhan,mudik , dan lebaran. Pelaksanaan pameran ini sekaligus memperingati Hari Kereta Api Nasional


Jumat 8 Oktober - Sabtu 16 Oktober 2010
Venue: GALERI JALANAN BAUTANAH, Tembok & Trotoar Stasiun Cikini Jakarta. (Pinggir Jalan arah ke bioskop Metropole, seberang kampus D3 UI)
Waktu: 24 Jam

Pembukaan: Jumat, 8 Oktober jam: 19.30wib
Oleh : Mas Tirto Andayanto MR (Pengajar fotografi)


Info :
- Jawa :0857 11902575
- Sigit : 0857821 83034

NOTE:
Pengisi Acara tentative, setiap hari selalu ada..

Selasa, 05 Oktober 2010

= Pingbox

daerahistimewayogyakarta@yahoo.com

= PRESENTASI PUBLIK IVAA - Oleh-oleh penelitian Grace Samboh di Hong Kong

PRESENTASI PUBLIK IVAA - Oleh-oleh penelitian Grace Samboh di Hong Kong


Time
Wednesday, October 6 · 3:00pm - 5:00pm
Location
BPAD-Unit Malioboro/Perpustakaan Daerah (R.Audio Visual)
Jl. Malioboro 175
Yogyakarta, Indonesia
Created By
Ivaa Shop
More Info
SELF ARCHIVING ARTISTS
Oleh-oleh Penelitian Grace Samboh di Hongkong dan Yogyakarta

IVAA mengundang Anda untuk hadir pada Presentasi Publik IVAA, oleh-oleh penelitian Grace Samboh di Hong Kong,
dengan moderator Invani Lela Herliana. Pada:

Rabu, 6 Oktober 2010
15.00 – 17.00 WIB
BPAD-Unit Malioboro/Perpustakaan Daerah (R.Audio Visual)
Jl. Malioboro 175 Yogyakarta

Grace Samboh adalah peneliti muda terpilih dalam program pertukaran peneliti yang disponsori ANA/Arts Network Asia. Pertukaran berlangsung antara dua lembaga arsip: IVAA/Indonesian Visual Art Archive (Yogyakarta-Indonesia), dengan AAA/Asia Art Archive (Hong Kong-People's Republic of China). Sebagai bagian program tersebut, Grace melakukan penelitian selama dua minggu (9-21 Agustus 2010) di Hong Kong. Grace akan berkisah tentang sekilas perjalanannya di Hong Kong, dan temuannya mengenai bagaimana seniman di Yogyakarta dan Hong Kong mengarsipkan diri.


Presentasi untuk umum dan tidak dipungut biaya: Gratis!

Kontak Person: Ferial Afiff | 0818 0270 2895 | ferial_afiff@ivaa-online.o
rg

--

JOG-HK SELF ARCHIVING ARTIST
Grace Samboh, September 2010

In a systemless country like ours, I consider self-archiving as a very important activity in career building, both for individuals and groups. I believe that it is also one of the most important elements in a country that does not recognize artist in their occupation category, like Hong Kong. Let me, first, explain what I meant as systemless country. Almost all forms of science (unfortunately, yet true) still see things in Western standards and, therefore, perspectives. A country without a properly working educational curriculum, national museums (let alone galleries) like mine, makes history writing rather hard and sometimes almost impossible.

Of course I didn’t mean there weren’t any, just that they’re a little hard to look for (you must know the right person and the right place). What matters in history is evidence, proof, artifacts, or whatever it is people want the label it. No documentation almost means that there’s no proof, and in this digital and visual era, they say that “No picture is hoax.” With no, or, say, minimum support from the government, not-for-profit organizations, artists, writers, researchers, even teachers, and almost every element in the creative industry must do (almost) everything by themselves. In which, I believe that self-archiving is one of the most important element in surviving.

Actually, the title of my research for IVAA-AAA Exchange Research Program has altered from "Do-It-Yourself archiving" to "Privately archiving for the public" due to the limited time and budget for the first title. Though so, during my interviews for the latter title, I managed to meet a number of artists who has unique styles of self-archiving. Therefore, this presentation will be sharing you about how artists' archive themselves. After the digital-camera era, most likely what’ll be found are pictures of final artworks (both in studio or in exhibition spaces), exhibition openings and works on progress. Some might still keep physically documented sketches (instead of the digitized ones, both scanned or photographed). But, by my experience, I’ve even met artists who ‘froze’ their objects/models in a rather permanent form (such as freezing them in resins).

Interested in revealing how artists' archive themselves? 'Till we meet at the presentation!

Informasi terkait:
http://gracesamboh.multipl
y.com/
http://www.ivaa-online.org
/home/pengumuman-peneliti-
terpilih-ivaa-aaa/
http://www.aaa.org.hk/news
letter_detail.aspx?newslet
ter_id=891
http://bpadjogja.info/home
/index.php

= JADWAL MIMBAR TEATER INDONESIA

Time
Monday, October 4 · 8:00pm - 11:00pm
Location Solo
Created By
Retno Sayekti Lawu
More Info
RANCANGAN JADWAL MIMBAR TEATER INDONESIA 2010

PEMENTASAN
Senin/4 Okt
Galeri 15.00 - 16.00 monolog “Aeng” Teater Cermin (Solo)
Galeri 16.00 - 17.00 monolog “Mulut” Herlina Syarifudin (Jakarta)
Teater Arena 19.00 - 20.00 pembukaan
Teater Arena 20.00 - 21.00 grup “Merdeka” Teater Mandiri (Jakarta)
Selasa/5 Okt
Galeri 16.00 - 17.00 monolog “Kromo” Bramanty S. Riyadi (Tegal)
Teater Arena 20.00 - 21.00 monolog “Sepi” Ria Ellysa Mifelsa (Bandung)
Teater Arena 21.00 - 22.00 monolog “Siapa Aku” Putu Satria Kusuma (Singaraja, Bali)
SMKI 20.30 - 21.30 monolog “Kleng” Genthong H S A (Yogyakarta)
Rabu/6 Okt
Galeri 15.00 - 16.00 monolog “Damai” Anton Kieting (Takengon, Aceh Tengah)
Galeri 16.00 - 17.00 monolog “Kalau Boleh Memilih Lagi” Abuy Asmarandana (Samarinda)
Teater Arena 20.00 - 21.00 monolog “Dam” Wawan Sofwan (Bandung)
Teater Arena 21.00 - 22.00 monolog “Demokrasi” Tya Setyawati (Padang)
SMKI 19.30 - 20.30 monolog “Babi” Sih Wahyuning (Semarang)
SMKI 20.30 - 21.30 monolog “Aut” Ujang GB (Jakarta)
Kamis/7 Okt
Galeri 15.00 - 16.00 monolog “Merica” Agus Nur Amal (Jakarta)
Galeri 16.00 - 17.00 monolog “Oh” Nani Tandjung (Jakarta)
Teater Arena 20.00 - 21.00 monolog “Zetan” Syamsul Fajri Nurawat (Mataram)
Teater Arena 21.00 - 22.00 monolog " Poligami" Luna Vidya (Makassar)
Teater Arena 22.00 - 23.00 monolog " Punggawa Loa" Dalif (Tinambung, Sulbar)
Jumat/8 Okt
Galeri 15.00 - 16.00 monolog “Demokrasi” Lingkar Studi Teater Palembang (Palembang)
Galeri 16.00 - 17.00 monolog “Anjing” Rizaldo Gonzales (Kotabaru, Kalimantan)
Teater Arena 20.00 - 21.30 grup “Aum” Teater Lungid (Solo)
Teater Arena 21.30 - 22.15 pembacaan cerpen "Kucing" Butet Kartaredjasa (Yogyakarta)
Sabtu/9 Okt
SD Cemara Dua 09.00 -09.30 monolog “Tok Tok Tok” Boni Avibus (Bandung)
Galeri 14.00 - 15.00 monolog “Coro” Agus Susilo (Medan)
Galeri 15.00 - 16.00 monolog “Ah” Heliana Sinaga (Bandung)
Galeri 16.00 - 17.00 monolog “Nyaris” Ikranagara (Jakarta)
Teater Arena 20.00 - 21.00 grup “Zero” Teater Tanah Air (Jakarta)
Area TBS 21.00 - 22.00 grup “Awas” Seni Teku (Yogyakarta)
Minggu/10 Okt
Galeri 14.00 - 15.00 monolog “Bali” Lisa Syahtiani (Jakarta)
Galeri 15.00 - 16.00 monolog “Bahaya” Irwan Jamal (Bandung)
Galeri 16.00 - 17.00 monolog “Blok” Rita Matumona (Jakarta)
Teater Arena 20.00 - 21.30 grup “Zoom” Masyarakat Batu (Palu)
Teater Arena 21.30 - 22.00 monolog "Tok Tok Tok" Boni Avibus (Bandung)

SEMINAR
Kamis/7 Okt
Pendopo 09.00 - 13.00 Afrizal Malna (Yogyakarta), Beny Yohanes (bandung), Cobbina Gillit (new york, usa)
Jumat/8 Okt
Pendopo 09.00 - 12.00 Fahmi Shariff (Makassar), Michael Bodden (Canada), Koh Yung Hun (korea selatan)
Sabtu/9 Okt
Pendopo 09.00 - 13.00 Aslan Abidin (Makassar), Tamara Aberle (london England), Nandang Aradea (serang, banten)